
Sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian, BBP UPT Penyuluhan Pertanian Wonorejo Kabupaten Pasuruan mengambil langkah besar dengan menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian Berstandar Nasional. Kegiatan ini menjadi sorotan karena menjadi bagian penting dari transformasi penyuluhan pertanian menuju layanan yang lebih profesional, modern, dan berbasis kebutuhan petani.
Ujian sertifikasi ini diikuti oleh para penyuluh pertanian dari berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan yang selama ini berperan langsung dalam pengembangan usaha tani, pendampingan inovasi teknologi, serta penguatan kelembagaan petani. Para peserta melalui serangkaian asesmen mulai dari uji pengetahuan, presentasi kasus penyuluhan, hingga simulasi pendampingan lapangan.
Asesor kompeten yang telah mengantongi lisensi nasional memastikan seluruh proses asesmen berlangsung transparan, objektif, dan sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui skema sertifikasi ini, penyuluh tidak hanya diuji kemampuannya, tetapi juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang mereka berikan kepada petani.
Kepala BBP UPT Penyuluhan Pertanian Wonorejo menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan upaya nyata untuk mencetak penyuluh yang lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pertanian modern. “Penyuluh adalah ujung tombak kemajuan sektor pertanian. Dengan sertifikasi ini, kami berharap mereka mampu memberikan solusi yang tepat, cepat, dan terukur bagi para petani,” ujarnya.
Pelaksanaan Ujian Sertifikasi Kompetensi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas pendampingan serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan adanya penyuluh yang tersertifikasi, Kabupaten Pasuruan diharapkan memiliki tenaga pendamping pertanian yang lebih profesional dan berdaya saing.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen BBP UPT Penyuluhan Pertanian Wonorejo dalam menghadirkan layanan penyuluhan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada hasil. Sertifikasi ini tidak hanya menjadi pengakuan kompetensi, tetapi juga gerakan nyata untuk mendorong pertanian Pasuruan menuju masa depan yang lebih maju.





